ANJURAN UNTUK MENIKAH
Sesungguhnya Allah SWT., Maha Pemberi rezeki,
Mahakuat, dan Mahateguh. Kedermawanan dan kemuliaan-Nya pasti dan merata
bagi setiap makhluk-Nya. Dia berjanji akan memberi rezeki kepada
segenap makhluk-Nya dan tidak mewakilkan pemberian rezeki itu kepada
siapa pun, sehingga tak seorang pun yang rezekinya berada di tangan seseorang.
Itulah karunia Allah sebagai bagian dari ksih sayang-Nya kepada
manusia. Kita menyaksikan bahwa segenap binatang melata pun mendapatkan
rezekinya dari (pemberian) Allah SWT.
Allah SWT., menjamin kepada makhluk-Nya mengenai rezekinya itu, antara lain ditegaskan dalam (Al-Qur'an Surah Hud: 6) yang artinya;
"Dan tidak ada suatu binatang melata (bernyawa) pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (laukhun mahfuzh)".
Walaupun sudah ditegaskan oleh ayat tersebut, tetapi masih banyak lelaki yang enggan menikah hanya karena mengira akan berat dalam memberi nafkah kepada keluarga. Tentu saja, perasaan itu tidak pernah lepas dari bujuk rayu setan yang selalu membisikan betapa sulitnya mencari rezeki dan mempengaruhi manusia untuk menuduh negatif kepada Tuhannya. Mereka menyangka bahwa Allah tidak akan memenuhi jaji-Nya memberi rezeki kepada hamba-hamba-Nya, pada hal Allah SWT., telah menegaskan bahwa Dia tidak akan pernah mengingkari janji-Nya. Hanya orang-orang yang lemah keimanannya, yang akan terpengaruh oleh bujukan setan, sedangkan orang-orang yang beriman dengan keyakinan yang mantap, tidak akan terpengaruh betapapun dahsyatnya gangguan dan godaan setan itu.
Allah SWT., menjamin kepada makhluk-Nya mengenai rezekinya itu, antara lain ditegaskan dalam (Al-Qur'an Surah Hud: 6) yang artinya;
"Dan tidak ada suatu binatang melata (bernyawa) pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (laukhun mahfuzh)".
Walaupun sudah ditegaskan oleh ayat tersebut, tetapi masih banyak lelaki yang enggan menikah hanya karena mengira akan berat dalam memberi nafkah kepada keluarga. Tentu saja, perasaan itu tidak pernah lepas dari bujuk rayu setan yang selalu membisikan betapa sulitnya mencari rezeki dan mempengaruhi manusia untuk menuduh negatif kepada Tuhannya. Mereka menyangka bahwa Allah tidak akan memenuhi jaji-Nya memberi rezeki kepada hamba-hamba-Nya, pada hal Allah SWT., telah menegaskan bahwa Dia tidak akan pernah mengingkari janji-Nya. Hanya orang-orang yang lemah keimanannya, yang akan terpengaruh oleh bujukan setan, sedangkan orang-orang yang beriman dengan keyakinan yang mantap, tidak akan terpengaruh betapapun dahsyatnya gangguan dan godaan setan itu.
By Dins
Tidak ada komentar:
Posting Komentar