Jumat, 10 Juli 2009

IJTIHAD KONTEMPORER

Pendapat Ibnu Urfah, yang dikutif oleh Al-Ubay dalam “Syarah Muslim”, yaitu:

Ketahuilah, sesungguhnya ijtihad yang pada abad ke-14 ini, lebih mudah dibandingkan ijtihad yang terjadi pada zaman dimana Ubay, Ibnu Urfah dan ulama yang sebelumnya.

Ungkapan orang bijak:

“Katakanlah bagi orang yang tidak melihat apapun dari yang modern dan melihat segala sesuatu pada orang yang dahulu. Sesungguhnya (sesuatu) yang dahulu tadinya adalah baru, dan yang baru itu pun akan menjadi lama”.

Disebutkan dalam hadits riwayat Ahmad, Tirmidzi dan lainnya dari Nabi Saw:

“Perumpamaan umatku bagaikan hujan yang tidak diketahui, apakah yang awal itu baik ataukah yang terakhir itu yang baik?”.

Al-Jami ‘Ash-Shaghir, menisbatkan hadits itu kepada Ahmad dan Tirmidzi dari hadits Annas, dan kepada Ahmad dari Ammar. Ibnu Hajar dalam Fathu al-Baari, berpendapat bahwa hadits itu adalah hasan, karena mempunyai beberapa jalan yang dapat naik pada tingkat shohih. (Faidh al-Qadir, Jilid V, hlm. 517)


oleh : Didin Samsudin, S.HI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar